Pelatihan Motivasional untuk BKM, Relawan, Up-UP dan Perangkat Desa/Kelurahan

Sambutan Pelatihan Motivasional oleh Bupati Jepara

Pelaksanaan Kegiatan Fisik

Salah satu kegiatan fisik PNPM MP Kabupaten Jepara yaitu Pembangunan Jalan Rabat Beton

Monitoring dan Evaluasi dari Pemda Kab Jepara

Kunjungan ke lapangan untuk melihat hasil kegiatan PNPM Mandiri Perkotaan di Kabupaten Jepara

Kegiatan Sosial

Pelatihan Tata Boga yang difasilitasi oleh PNPM MP Kabupaten Jepara

Kunjungan Bupati Jepara

Kunjungan Bupati Jepara ke salah satu desa pelaksana kegiatan PNPM Mandiri Perkotaan

Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Desember 2013

MENUJU KELAYAKAN HIDUP DENGAN SANGKAR BURUNG

 MENUJU KELAYAKAN HIDUP DENGAN SANGKAR BURUNG



Kusmianto adalah salah satu pengrajin sangkar burung di desa suwawal Timur, beliau selama ini memproduksi 7 sangkar burung tiap minggu nya. Permintaan pasar sangkar burung semakin hari semakin meningkat dan dia tidak mampu memenuhi permintaan pasar yang begitu banyak tersebut. Berawal dari siklus PNPM di masyarakat dengan adanya BKM Mandiri yang baru, dia mencoba berkonsultasi atau sharing terhadap masalah yang dia hadapi tentang sangkar burung. Kusmianto adalah ketua RT yang aktif dalam kegiatan yang diadakan oleh BKM. Setelah usulan tertuang dalam Perencanaan Jangka Menengah (PJM) BKM Mandiri maka untuk mengurangi tingkat pengangguran di desa Suwawal Timur maka diadakanlah Pelatihan Sangkar Burung yang di danai dari BLM Tahap I tahun 2013. BKM mengutus Unit Pengelola Sosial (UPS)  nya Abdul Munif untuk menangani kegiatan tersebut.

Terbentuklah KSM Fadlu Robbi dengan ketua M. Ulil Albab dan pelatihan diadakan tanggal 6 September s/d 24 September 2013 di desa Suwawal Timur. Setelah pelatihan yang diikuti oleh 15 orang, harapan Kusmianto terwujud sekarang produksi sangkar burung bisa meningkat tiap minggu bisa memproduksi 15 – 20 sangkar burung. Tiap sangkar burung di hargai Rp. 65.000,- – Rp. 70.000,- maka hasil yang di dapat dari KSM bisa mencapai Rp. 1.400.000,-. Dari 15 orang penerima manfaat, sekarang sudah berkembang menjadi lebih banyak lagi, hal ini di karena kan beberapa penerima manfaat membuka usaha nya sendiri di rumah nya masing-masing dengan memiliki kelompok usaha nya sendiri-sendiri. 

Hasil produksi dari beberapa kelompok tersebut tetap di kelola oleh KSM Fadlu Robbi sebagai induk kelompok usaha sangkar burung. Saat ini produksi per minggu sangkar burung lebih banyak lagi karena  permintaan pasar yang semakin tinggi.
Dengan meningkatnya produksi sangkar burung dan tingginya permintaan pasar, hal ini menimbulkan permasalahan baru di tingkat KSM, yaitu sulit nya mendapatkan lidi buat sangkar burung dan kalaupun ada itu harga nya mahal bisa mencapai Rp. 80.000 – Rp. 90.000 per ikat nya. Dengan tingginya harga lidi ini, KSM kesulitan untuk menekan harga sangkar burung sedangkan harga per sangkar nya tidak bisa naik lagi. BKM melalui UPS nya mencoba memecahkan pemasalahan KSM tersebut dan akhirnya Abdul Munif sebagai UPS bisa mendatangkan lidi dari KarangAnyar Solo dengan harga Rp. 60.000 per ikat sehingga produksi sangkar burung bisa terus berlanjut.

KSM Fadlu Robbi semakin mengembangkan kelompoknya dengan membuat kelompok-kelompok baru pengrajin sangkar burung, mereka mencoba memanfaatkan kegiatan ekonomi bergulir dari BLM Tahap II tahun 2013 melalui BKM Mandiri untuk membiayai kelompok usaha baru yang di bentuk nya. Sampai saat ini produksi sangkar burung meningkat drastis karena tinggi nya permintaan pasar akan sangkar burung. Harapan KSM Fadlu Robbi kedepan adalah menjadikan Desa Suwawal Timur menjadi sentra produksi sangkar burung di Jepara dalam mendukung kawasan pertanian terpadu dari progam Neighbour Development (ND) PLPBK.

Kusmianto sekarang bisa tersenyum lebar, harapan nya untuk mengurangi pengangguran di lingkungan RT nya bisa terwujud, saat ini di lingkungan nya sudah tidak ada anak muda yang berkelompok di pinggir jalan tanpa aktifitas. Aktifitas anak muda sekarang ada di 1 rumah yaitu KSM FADLU ROBBI





Penulis:
Fajar Sigit Prabowo, SPt
Community Development Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat  Mandiri Perkotaan (PNPM-MP)
TIM 01 Jepara

Cerita Indah di Balik Pengelolaan Sampah.

Cerita Indah di Balik Pengelolaan Sampah.
(Oleh Fatkhur Rozaq, S.Sos)



Sampah sebuah kata yang mungkin akan sangat di hindari oleh sebagian besar masyarakat. Kontek menjijikan, bau, kotor dan tempat berkumpulnya  kuman  itu yang terlintas di benak sebagian besar masyarakat.

KSM Asri mandiri begitu namanya, berawal dari  sebuah polemik akan permasalahan pengelolaan sampah yang menghinggapi para penghuni perumahan  Griya Jepara Asri desa Mulyoharjo, bagaimana mengelola sampah rumah tangga agar tidak menimbulkan bau busuk dan mengotori area perumahan. Dengan di motori oleh  Ir. Sujima, MM yang Juga  Koordinator BKM Kunci Sejahtera desa Mulyoharjo bersama Bowo Sulistiyo, ST selaku Ketua RT 8 RW 4 desa Mulyoharjo mulai merapatkan barisan membuka sebuah impian akan tempat pengelolaan sampah

Di awali dengan kegiatan ngangsu kaweruh yang langsung kepada ahlinya di Bank Sampah  Gemah Ripah Badegan Bantul Jogyakarta, dan di tindak lanjuti dengan pelatihan pengelolaan sampah yang juga menghadirkan Narasumnber langsung dari Jogyakarta yaitu Bapak Bambang Suwerda, SST,M.Si yang juga sebagai Ketua umum Bank Sampah Nasional,dengan harapan permasalahan sampah di area perumahan sedikit demi sedikit dapat teratasi, lewat bantuan stimulan dari PNPM Mandiri perkotaan sebesar Rp.2.500.000, untuk pelatihan pengelolaan sampah dan di tindak lanjuti dengan BLM Rp.10.500.000 untuk pembangunan kantor Bank Sampah.

Bank Sampah, kata yang mungkin terlihat awam bahkan aneh di telinga kita, namun kini menjadi sebuah fenomena.Layaknya sebuah lembaga  perbankan, Bank sampah pun hampir sama kegiatannya, yaitu melayani nasabah terutama dalam kegiatan menabung, bukan uang  memang yang di tabung melainkan sampah. Lebih dalam lagi Bank sampahpun di bentuk  organisasi pengelola dari manajer, pembuku, bahkan kasirpun ada,  memang selama ini  Bank Sampah Asri madiri belum mampu melayani nasabahnya setiap hari, namun keberadaannya sangat dinanti, begitu antusiasmenya masyarakat bahkan anak-anak berbondong-bodong mendatangi Bank Sampah dengan tujuan utama adalah menabung sampah yang mereka punya,sebuah pembelajaran kepada generasi penerus bangsa akan pentingnya pengelolaan sampah telah di mulai. Mekanisme yang dilakukan oleh pengelola Bank Sampah adalah dengan terlebih dahulu menimbang sampah yang di bedakan jenisnya antara kertas, plastik, botol air mineral, kardus yang kemudian  di catat dalam buku tabungan/rekening nasabah. dan hasil dari pengumpulan sampah ini selanjutnya di jual kepada pengepul dan hasil dari penjualan akan di berikan kepada nasabah sesuai dengan yang tercatat di buku tabungan masing- masing nasabah.

KSM Asri Mandiri dalam pengelolaan sampah bukan tanpa kendala terutama dengan banyaknya sampah- sampah organik yang selama ini belum mampu di kelola dengan baik sehingga masih bertumpu pada pendekatan akhir yaitu sampah dikumpulkan, diangkut, dibakar atau di buang begitu saja. Kegiatan KSM Asri mandiri bagaikan Gayung Bersambut yang langsung direspon oleh Pemerintah Kabupaten Jepara Lewat Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Jepara yang memberikan bantuan peralatan penunjang kegiatan pengolahan sampah,diantaranya adalah alat pencacah sampah,komposser, gerobak sampah, timbangan, meja, kursi, mesin jahit dll

Dengan datangnya bantuan peralatan pengelolaan dan pengolahan sampah ini tidak serta merta menyelesaikan masalah yang ada, kantor Bank  Sampah Asri Mandiri yang terbatas menjadi sebuah masalah baru akan pengolahan sampah terutama sampah – sampah organik, lewat usaha yang tidak henti  kini KSM Asri Mandiri mengepakkan sayapnya untuk dapat mengelola sampah – sampah terutama sampah organik dengan membentuk sebuah KSM baru bernama KSM Biso Mulyo yang alhamdulillah lewat Kementrian Pekerjaan Umum di bawah Direktorat Jendral Cipta Karya Propinsi Jawa Tengah kini sedang di bangun sebuah pengolahan sampah terpadu yang total bantuannya sebesar Rp.391.704.500 yang rencana akan diresmikan oleh Bapak Bupati Jepara pada tanggal 20 Desember 2013 ini, dan semoga dengan di bangunnya tempat pengolahan sampah terpadu ini dapat menyelesaikan berbagai bentuk masalah akan sampah. (Fat/T3)

Selasa, 02 April 2013

Pelatihan Pengelolaan Bank Sampah

Mulyoharjo Jepara, BKM Kunci Sejahtera Desa Mulyoharjo kecamatan Jepara, melaksanakan “Pelatihan Pengelolaan Sampah Dengan Sistem Bank Sampah”.dilaksanakan di Balai Desa Mulyoharjo,29 Maret 2013. Pelaksanaan pelatihan pengelolaan bank sampah ini dilakukan sepenuhnya oleh KSM Asri Mandiri yang sekaligus sebagai perintis pengelolaan Bank Sampah (Bank Sampah Asri Mandiri) di Desa Mulyoharjo.  Acara diawali sambutan Petinggi Desa Mulyoharjo HM.Rosyid dan sambutan Bpk. Sek Camat Jepara.

Dengan bantuan dari BLM PNPM Mandiri Perkotaan sebesar Rp.2.500.000. dan swadaya dari KSM Asri Mandiri, Alhamdulillah kami bisa menghadirkan Pakar Bank Sampah Gemah Ripah Badegan Batul Yogyakarta dan sekaligus sebagai Ketua Umum Bank Sampah Nasional “Bambang Suwerda, SST, M.Si”. ujar Koordinator BKM  Ir. Sujima, MM.  Dengan kesibukan yang luar biasa sebagai Dosen di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Pemenang Indonesia Berprestasi  Award 2009, Peraih Kalpataru Kategori Perintis Lingkungan Tingkat Kab. Bantul, serta sebagai Nominator Kick Andy Heroes Metro TV 2010 Kategori Lingkungan ini dengan semangat yang berapi-api menyampaikan materi tentang pentingnya pengelolaan Sampah dengan Bank Sampah.

Bowo Sulistyono,ST (Pembina bank sampah asri mandiri) menyampaikan bahwa Permasalahan Pengelolaan Sampah saat ini sangat komplek karena masyarakat masih punya kebiasaan membuang sampah disembarang tempat, masih terbiasa membakar sampah dilingkungannya, membuang sampah di sungai, dan belum bisa memilah-milah sampah.

Bambang Suwerda menyampaikan bahwa dulu kita sudah punya konsep dasar penelolaan sampah yaitu 3 M ( Mengurangi Sampah, Memanfaatkan Sampah dan Mendaurulang Sampah). Tapi dengan adanya Bank Sampah, maka kita tambah menjadi 5 M ( Memilah Sampah dan Menabung Sampah ). Ada 3 komponen Bank Sampah yang harus dilengkapi yaitu 3 P ( Penabung, Pengelola dan Pembeli Sampah ).
Banyak Manfaat dari Bank Sampah yaitu, 1. Aspek Lingkungan (Berkurangnya jumlah sampah yang harus dibuang ke TPA, Membantu mengurangi pencemaran udara akibat pembakaran sampah, dan Membantu menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih). 2. Aspek Pendidikan (Menanamkan pentingnya mengelola sampah rumah tangga kepada masyarakat dengan cara diinvestasikan/ditabung, Pendidikan lingkungan hidup sejak dini terhadap anak-anak dengan tidak meninggalkan tumbuh kembang mereka, Anak-anak akan memahami pentingnya menabung, Anak-anak akan memaknai sampah yang mereka hasilkan). 3. Aspek Sosial Ekonomi (Menambah pendapatan keluarga dari sampah yang mereka tabung di bank sampah, Merubah persepsi negatif yang berkembang di masyarakat terhadap penggiat sampah terutama pemulung).ujar Bambang Suwerda.

Sementara itu Hambali (Direktur Bank Sampah Asri Mandiri) menambahkan bahwa Aspek Pendidikan yang pertama harus kita garap, yaitu mengubah kebiasaan buruk masyarakat dalam membuang sampah, dan membiasakan anak-anak kita untuk membuang, memilah dan menabung sampah. Akhirnya kami atas nama panitia pelatihan menyampaikan kepada seluruh masyarakat jepara umumnya dan desa mulyoharjo khususnya untuk mengubah kebiasaan menjadi manfaat dengan menabung sampah di Bank Sampah Asri Mandiri RT 08 RW 04 Perumahan Griya Jepara Asri Mulyoharjo Jepara. Amin.

Mudah-mudahan dengan adanya Pelatihan ini, maka masyarakat Jepara umumnya dan Desa Mulyoharjo Khususnya bisa ikut serta dalam program ini sehingga “UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah” yaitu Kegiatan yang sistematis, menyeluruh, dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah, bisa kita laksanakan bersama, ujar Bowo Sulistyono.  Amin Ya Robbal Alamin.

Senin, 07 Januari 2013

Pelatihan Sablon BKM Hidayah Desa Bandungrejo

Pelatihan Sablon BKM Hidayah 
Desa Bandungrejo


Siapakah yang harus peduli untuk melakukan perubahan? Tentu saja kaum muda tidak mau ketinggalan untuk memberdayakan dirinya sendiri demi kemajuan yang nyata. Pemberdayaan kaum muda merupakan salah satu bagian yang penting dan tak terpisahkan dari PNPM-MP. Peran aktifnya baik dalam keluarga maupun ditengah masyarakat menjadi sangat penting karena dihadapkan pada kebutuhan ekonomi yang semakin meningkat dan perkembangan kemajuan yang pesat dalam dunia usaha. 
 
 Pemberdayaan kaum muda ini juga berkaitan langsung dengan peran aktifnya sebagai ujung tombak dalam kemajuan masyarakat baik dalam peningkatan ekonomi rumah tangga maupun perannya ditengah masyarakat sebagai angkatan muda yang menentukan juga kemajuan bangsa. 

Dengan pelatihan Sablon ini para kaum muda diharapkan mampu menguasai dan memiliki keterampilan yang dapat di pergunakan sebagai modal dalam rangka mendapatkan penghasilan yang baik atau bahkan lebih bagus sehingga bisa membantu keluarga dalam menambah penghasilan, mengurangi angka pengangguran sekaligus mengentaskan kemiskinan

(Thomas Eko Jarwanto, S.Psi: FCD Tim 10 Kab Jepara)

Rabu, 12 Desember 2012

Pelatihan Komputer Lanjutan

Pelatihan Komputer Lanjutan
Kerjasama Broadband Learning Centre Jepara Dan Bkm Makmur Abadi 


Sebuah terobosan baru dilakukan oleh BKM Makmur Abadi desa lebak yaitu dengan melakukan pelatihan komputer lanjutan, program ini memang sebagai lanjutan dari pelatihan sebelumnya. Kalau pelatihan sebelumnya bermateri tentang pengenalan komputer dan dasar-dasar penggunaan komputer, pelatihan sekarang berupa pengenalan lebih lanjut tentang pengenalan internet.

Pelatihan komputer dimaksudkan untuk memberikan pelatihan lanjutan terhadap pelaksanaan pelatihan komputer pada tahap sebelumnya. Disamping itu kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ketrampilan kepada warga desa Lebak khususnya bagi remaja-remaja yang tidak mampu memperoleh pekerjaan dikarenakan terbatasnya kemampuan atau ketrampilan yang mereka miliki khususnya dalam penggunaan komputer. Dengan demikian pelatihan komputer ini akan dapat memberikan manfaat kepada mereka untuk memperoleh pekerjaan dan menjadi tenaga kerja yang lebih baik.

Pelatihan ini bekerjasama dengan Broadband Learning Centre (BLC) yaitu suatu lembaga pemdidikan komputer di wilayah Jepara. Diharapkan dengan adanya kerjasama ini dapat menjadi awal dari proses keberlanjutan pelatihan ini, karena salah satu tujuan pelatihan ini adalah untuk membuka jalan bagi penerima manfaat untuk dalam proses chaneling dengan pihak BLC

Kegiatan pelatihan komputer ini dilaksanakan di BLC (Broadband Learning Centre) Jepara. Karena jauh nya jarak antara desa Lebak dan lokasi kegiatan maka bagi penerima manfaat di sediakan 3 mobil untuk bersama-sama berangkat ke jepara. Pelatihan ini di laksanakan selama 3 hari, yaitu hari Jum’at – Sabtu tgl 17 – 19 February 2012. Kegiatan ini di danai oleh biaya APBD sebesar Rp. 7.000.000,- dan uang swadaya dari masyarakat sebesar Rp. 1.500.000,- sehingga total biaya nya sebesar Rp. 8.500.000,-.

(Fajar Sigit Prabowo, SPt: Community Development TIM 01 Jepara)

Rabu, 11 April 2012

KSM Lansia Sehat VS KSM Tua Sehat

Kegiatan pemberian makanan tambahan untuk lansia dan pengadaan alat kesehatan untuk lansia telah diajukan dari KSM lansia sehat kelurahan saripan dan KSM tua sehat kelurahan demaan, Kecamatan Jepara kabupaten Jepara pada pencairan BLM putaran ke tiga dari shering dana APBD termin ke dua tahun 2011 kemaren dicairkan ke masing-masing KSM oleh BKM, keperdulian para ibu – ibu kader posyandu lansia dibeberapa kelurahan yang mengajukan ruang lingkup kegiatan yang sama yaitu focus pada penanganan kesehatan lansia yang saat ini mulai mendapat perhatian penting dari BKM dan kader-kader posyandu yang ada.

Kesehatan lansia perlu mendapatkan perhatian lebih mengingat lansia yang sudah tidak produktif sering sakit-sakitan yang tidak lucu lagi seperti balita kecil yang imut dan lucu, lansia yang tingkat emosinya lebih tinggi, gampang marah, lansia yang tidak boleh makan sembarangan yang sangat perlu mendapat perhatian lebih dari anak-anaknya yang notabene sudah pada berkeluarga sendiri ini yang perlu BKM dan bersama KSM sosial untuk MENANGANINYA.


Ide untuk menangani lansia ini muncul karena posyandu lansia yang kurang tersentuh untuk dapat bantuan tambahan dana dan kebanyakan focus kegiatan selalu pada kesehatan balita, ide ini diterima hangat oleh BKM, bidan kelurahan setempat bahkan dari puskesmas sendiri juga sedang gencar-gencarnya melakukan kegiatan percontohan pada kegiatan posyandu lansia, kegiatan ini disetujui BKM untuk mewujudkan keinginan dan keperdulian sosial masyarakat harapannya kedepan dengan adanya pemberian makanan tambahan dan pemberian peralatan kesehatan alat periksa gula darah, alat periksa tensi darah, alat periksa kolesterol, alat periksa HB, kedepan akan terwujud lansia yang sehat, dan kedepan ditunjang dengan pelatihan-pelatihan kesehatan bagi kader posyandu dan pemberian obat-obat, harapannya KSM dan BKM mampu melakukan shering dengan dinas-dinas terkait kalau bisa juga GRATIS.
Ini semua perlu mendapatkan perhatian lebih dari dinas-dinas terkait. Dari kader posyandu perlu memiliki visi dan misi agar meningkatkan semangat sosial mereka dan sebaiknya juga kader posyandu memiliki lagu atau yel-yel dalam setiap pertemuan. Semboyan yang sesuai kali ini SEHAT ORANG TUAKU SEHAT KELUARGAKU!

BY : LILIS SURYANI TIM 4 JEPARA

Rabu, 07 Desember 2011

Ternak Ayam dapat Sejahterakan Masyarakat

Kegiatan sosial yang diselenggaraka Oleh KSM Harko Desa Jambu Timur Kecamatan Mlonggo kabupaten jepara dibawah B K M Jati Mas , itu merupakan contoh keinginan kuat masyarakat desa tersebut untuk berkeinginan maju, demi memperbaiki perekonomian warga setempat.

KSM Harko adalah KSM yang melihat lemahnya ekonomi masyarakat disekitarnya, yang dimungkinkan sulit untuk maju, serta terpuruk dengan kemiskinan, sulitnya mata pencaharian, yang berimbas pada taraf hidup yang serba kekurangan. Melihat kondisi tersebut, munculah keinginan warga untuk maju dengan adanya ketrampilan yang mereka pelajari. Kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh KSM Harko adalah kegiatan Pelatihan Ternak Ayam potong, yang diselenggarakan pada pertengahan bulan maret 2011 ini, diikuti oleh beberapa pemudi desa Jambu Timur dan diikuti juga oleh ibu-ibu rumah tangga.

Praktek langsung kelapangan atau lokasi kerja merupakan salah satu materi yang harus dilaksanakan untuk kegiatan pelatihan peternakan ayam potong oleh KSM Harko desa Jambu Timur.Kegiatan social berupa pelatihan peternakan ayam potong yang dilakukan oleh KSM Harko desa Jambu Timur bekerja sama dengan dinas pertanian peternakan kabupaten jepara .

Berdasarkan pengamatan tenaga penyuluh dari dinas pertanian dan peternakan kabupaten jepara Ir. Arief Efendi desa jambu Timur sangat potensial sekali untuk lahan pengembangan peternakan unggas, kegiatan pelatihan ini diharapkan ditindak lanjuti sehingga dalam jangka panjang bias mengangkat perekonmian warga desa Jambu Timur

Tujuan diadakannya kegiatan tersebut, yang nantinya berguna bagi masyarakat setempat, untuk menaikkan derajat ekonomi masyarakat.Tujuan lain yang palig utama adalah membangun lapangan pekerjaan bagi mereka yang berpendidikan rendah dan tidak bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, juga ekonomi yang minim, Sehingga kegiatan tersebut akan menjadikan mereka sejahtera dan memupuk suatu masyarakat yang maju.

Anna (Team2-2011)

Selasa, 02 Agustus 2011

Membangun seni Pemuda melalui Pelatihan Sablon



Pemuda adalah tulang punggung negara,tanpa pemuda negara tidak akan maju, pemuda yang maju adalah pemuda yang memiliki jiwa nasionalisme, salah satu agar pemuda siap untuk membangun negara adalah melalui seni. Seni merupakan simbul suatu jiwa pemuda yang kreatif, dimana seni adalah suatu ungkapan perasaan jiwa pemuda untuk menyatakan suatu kesabaran, itikad dan perasaan.

Desa Sinanggul Terletak di Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara. Sinanggul merupakan desa potensi sebagai pembinaan suatu pemuda. Mengapa demikian, karena di desa tersebut banyak suatu pemuda yang belum memiliki suatu ketrampilan, yang akhirnya dapat sebagai penopang kehidupan ekonomi sehari-hari. Oleh karena itu muncul suatu ide gagasan dari beberapa pemuda untuk melakukan pembinaan pemuda melalui seni sablon.

Kelahiran KSM AFRO merupakan suatu bukti baru, bahwa pemuda masih memiliki suatu kepedulian kepada pemuda lain-nya, KSM AFRO dibawah BKM Mandiri yang berada di Desa Sinanggul adalah itukad suatu warga untuk mengawali membangun suatu kemandirian. Akhirnya ide tersebut di sambut baik oleh warga masyarakat, khususnya pemuda. Gagasan cemerlang itu akhirnya membawa hasil, yaitu pelatihan sablon, yang diikuti oleh beberapa pemuda di desa tersebut.

Kegiatan tersebut yang muncul dari ide cemerlang KSM Afro, membawa ide tersebut kepada BKM Mandiri akhirnya membuahkan hasil, sehingga terlaksanalah kegiatan pelatihan sablon. Dimana sablon merupakan salah satu seni yang dapat membangun jiwa manusia. Kegiatan sablon tersebut akhirnya dapat dilaksanakan pada bulan maret 2011 yang lokasi pelaksanaanya di balai desa sinanggul, yang diikuti oleh beberapa pemuda di desa tersebut.

Maksud dan tujuan kegiatan tersebut jelasnya adalah intinya membangun jiwa pemuda dalam penaggulangan kemiskinan, sehingga pemuda akhirnya memiliki suatu ketrampilan yang nantinya sebagai mata pencaharian mereka. Diharapkan juga kedepan pemuda-pemuda tersebut dapat berwira swasta, dan akhirnya d a p a t m e m b uka lapangan pekerjaan baru bagi diri mereka sendiri ataupun bagi pemuda-pemuda lain. (Ari Jaka, FCD Tim 2 PNPM MP Jepara)

Jumat, 12 November 2010

Pelatihan Pengolahan Hasil Laut Desa Purwogondo

Pelatihan Pengolahan Hasil Laut
Desa Purwogondo



Angka Kemiskinan di Desa Purwogondo masih termasuk tinggi, dan diantaranya banyak terdapat kaum perempuan. Banyak perempuan disana yang ternyata menganggur dan tidak mempunyai kesibukan apapun. Berawal dari situlah, BKM Sejahtera Abadi beserta masyarakat Purwogondo bertekad untuk meningkatkan ketrampilan bagi para perempuan sehingga bisa membantu meningkatkan ekonomi keluarga. Dipilihlah pelatihan untuk mengolah hasil laut menjadi makanan yang lezat dan bergizi tinggi.

Meski sudah merencanakan pelatihan, tetapi BKM dan masyarakat masih mengalami kesulitan, bagaimana pelaksanaan dari pelatihan ini, dari mana asalnya dana serta siapa yang bisa melatih warga. Disinilah peran PNPM MP yang hadir di desa Purwogondo, menjadi alternative solutif. PNPM membantu masyarakat dan melakukan pendampingan dalam menyusun kepanitiaan, mekanisme pelatihan, serta memberikan dana stimulant untuk pengadaan pelatihan ini

Meskipun sasaran dari pelatihan ini adalah perempuan , tetapi semula BKM serta masyarakat hanya berani menargetkan 50 % dari perempuan terlibat dalam kegiatan ini. Di luar dugaan ternyata antusias dari para perempuan begitu bagus, ini terbukti dari awal pembentukan KSM, dimana seluruh panitia/KSM adalah perempuan. Dengan mendapatkan bantuan tutor pelatihan dari Dinas Perikanan Kabupaten Jepara, maka pelatihan inipun terlaksana dengan 30 peserta pelatihan yang kesemuanya adalah perempuan. Peserta sangat antusias sekali mengikuti pelatihan ini, karena sangat berguna meningkatkan ketrampilan wanita & ibu-ibu rumah tangga dalam mengolah hasil laut sehingga diharapkan bisa meningkatkan ekonomi warga miskin di Purwogondo.

Dalam pelaksanaannya kegiatan Pelatihan ini menghabiskan dana kurang lebih Rp 4 juta. Dari jumlah itu sebesar Rp 3 juta merupakan BLM PNPM-MP Tahun 2009 Termin I. Dengan demikian swadaya masyarakat tercurah sebanyak Rp 1 juta. Untuk diketahui, itu semua murni dari warga. Selama 3 hari peserta dilatih mengenai pengolahan beraneka makanan yang berbahan dasar hasil laut. Dan ternyata peserta sangat antusias sekali mengikuti pelatihan ini.

Hasil yang dicapai dari pelatihan ini adalah peserta bisa mempunyai ketrampilan dalam pengolahan hasil laut, dan ada beberapa dari peserta pelatihan yang sampai saat ini berhasil membuka wirausaha dalam bidang tersebut. Untuk keberlanjutan dari pelatihan ini, banyak ibu- ibu peserta pelatihan yang menularkan ilmu dan ketrampilannya ke ibu – ibu atau earga lain melaalui acara PKK atau pengajian di tingkat-tngkat RT & RW sehingga tidak hanya peserta yang mempunyai ketrampilan tersebut tapi sebagaian besar perempuan & ibu-ibu di Desa Purwogondo. ((Eri Nugrahani & Mushonep)


BKM SEJAHTERA ABADI
Desa Purwogondo Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara
Sekretariat : Balai Desa Purwogondo
Contact Person : Drs. Eko Sunarto ( Koordinator BKM ) : 0852 25557424

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More